Perlakukan Perempuan Dengan Bijaksana



Wanita, yaitu sosok insan yang pada hakikatnya diciptakan dari tulang rusuk. Hal ini, dibuktikan dengan perangai perempuan yang gampang berubah-ubah dan cenderung labil. Sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah saw. :

وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَآءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ إِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ اسْتَوْصُوْا بِالنِّسَآءِ خَيْرًا

Dan nasihatilah kau sekalian terhadap perempuan dengan baik-baik, alasannya yaitu bahwasanya perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk dan tulang rusuk yang paling bengkok yaitu kepingan atasnya. Oleh alasannya yaitu itu, kalau kau memaksa dalam meluruskannya maka akan hancurlah ia, dan kalau kau tinggalkan maka ia bengkok selama-lamanya. Maka, nasihatilah baik-baik terhadap wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw. telah berwasiat kepada setiap pria biar dapat selalu menasihati perempuan dengan cara-cara yang baik dan lemah lembut. Sebab, kalau perempuan diberikan pesan tersirat secara memaksa atau garang maka ia akan gampang hancur atau putus asa. Namun, kalau perempuan diberikan pesan tersirat secara halus dan lembut tentu ia akan menerimanya dengan baik. Adapun kalau dibiarkan saja, tentu ia akan tetap bengkok atau tersesat dari jalannya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw. diatas.
Setiap orang mempunyai perangai yang berbeda-beda, demikian juga perempuan yang mempunyai perangai yang tidak semuanya buruk. Setiap perempuan pasti mempunyai perangai yang baik, alasannya yaitu perempuan yaitu penyempurna dan suplemen bagi setiap laki-laki.  Maka, sudah seharusnya setiap pria dapat memperlihatkan pengertian dan perhatian terhadap perempuan perihal kekurangan dan ketidaksempurnaannya. Sebagaimana pesan tersirat Nabi saw. kepada setiap pria dalam memperlakukan perempuan dengan baik dan bijaksana.

لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَ

Janganlah seorang mukmin (laki-laki) membenci seorang mukminah (wanita). Jika beliau merasa tidak bahagia terhadap salah satu perangainya, pasti beliau akan menyenangi (ridha) dengan perangainya yang lain.” (HR. Muslim)

أَلَا وَاسْتَوْصُوْا بِالنِّسَآءِ خَيْرًا فَإِنَّمَا هُنَّ عَوَانٌ عِنْدَكُمْ لَيْسَ تَمْلِكُوْنَ مِنْهُنَّ شَيْئًا غَيْرَ ذَلِكَ إِلَّا أَنْ يَأْتِيْنَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ

Ingatlah, nasihatilah secara baik-baik kau sekalian terhadap wanita, alasannya yaitu bahwasanya mereka memerlukan perlindunganmu, kau dilarang berlaku garang sedikit pun terhadap mereka kecuali kalau mereka jelas-jelas berbuat kejahatan.” (HR. Tirmidzi)

لَا تَضْرِبُوْا إِمَآءَ اللهِ

Janganlah kau sekalian memukul hamba Allah yang perempuan (kaum wanita).” (HR. Abu Dawud)

Setiap perempuan memerlukan pemberian ataupun penyempurna dalam kehidupannya, namun mereka akan lebih nyaman apabila pasangannya tidak berlaku kasar. Sebab, aksara sebagian besar kaum perempuan yaitu menyukai hal-hal yang bersifat halus dan lembut. Maka, wajarlah kalau kaum perempuan bahagia dengan kelembutan dan perlakuan yang baik.
Rasulullah pernah menjelaskan bahwa orang yang paling tepat imannya yaitu orang yang paling baik akhlaknya dan orang yang paling baik yaitu orang yang memperlakukan perempuan dengan baik. Maka, sudah terang bahwa setiap perempuan memerlukan pesan tersirat atau wasiat yang baik dari pasangannya. Dan pesan tersirat itu harus disampaikan dengan halus, bijak dan lemah lembut. Karena, sebagian besar kaum perempuan menyukai dan berperangai yang lemah lembut.

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَآئِهِمْ خُلُقًا

"Orang mukmin yang paling tepat imannya yaitu yang paling baik akal pekertinya. Dan sebaik-baik kalian yaitu yang paling baik terhadap istrinya." (HR. Tirmidzi)

Jadi, tidaklah heran kalau kaum perempuan menjadi sebaik-baik perhiasan dunia. Yaitu kaum perempuan yang shalihah. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. :

أَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا أَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

"Dunia yaitu perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia yaitu perempuan yang shalihah." (HR. Muslim) 

Wallahu A'lam

al-Faqier Ila Rahmati Rabbih
Saifurroyya
06-03-15, Kaliwungu Kota Santri

Comments

Popular posts from this blog

Kyai Ageng Haji Muhammad Ulinnuha Arwani

Pesan Kh. Arwani Amin (Mbah Arwani Kudus)

Sabar Menghadapi Cobaan Hidup