Posts

Showing posts with the label artikel pilihan

Kesamaan Nu Dan Muhammadiyah

Image
  NU dan Muhammadiyah ialah dua organisasi masyarakat yang memiliki massa terbesar di Indonesia. Kedua organisasi itu bangun pada masa penjajahan Belanda. NU bangun pada tahun 1926 dan Muhammadiyah bangun pada tahun 1912. Dari mulai berdirinya, kedua organisasi itu telah banyak berjasa bagi kemajuan dan perkembangan dakwah Islam di Indonesia. Namun, ada perbedaan fundamental yang mengakibatkan kedua organisasi itu berbeda dalam cara berdakwahnya. Sehingga, terkadang terjadi riak-riak di masyarakat lapisan bawah dari pengikut dua organisasi itu. Di samping itu, sedikitnya pemahaman pengikut di lapisan bawah dua organisasi tersebut menjadi salah satu lantaran terpecahnya persaudaraan antar dua organisasi itu. Padahal, ada banyak kesamaan yang ada pada NU dan Muhammadiyah. Di antara kesamaan NU dan Muhammadiyah ialah sebagai berikut : 1.) Pendiri NU dan Muhammadiyah pernah tinggal bersama dalam satu kamar sewaktu mondok di pesantren asuhan KH. Shalih Darat Semarang. ...

Empat Solusi Menuntaskan Masalah

إِذَا ابْتُلِيْتَ بِالشَّهَوَاتِ فَرَاجِعْ حَفَاظَكَ عَلَى الصَّلَوَاتِ 1.) Jika engkau diuji dengan syahwat dan hawa nafsu. Periksalah, apa kau sudah menjaga shalatmu. فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ "Maka datanglah setelah mereka suatu keturunan yang melalaikan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya" (QS. Maryam : 59) إِذَا أُحْسِسْتَ بِالْقَسْوَةِ وَسُوْءِ الْخُلُقِ وَالشَّقَاءِ وَعَدَمِ التَّوْفِيْقِ فَرَاجِعْ عَلَاقَتَكَ وَبَرَّكَ بِأُمِّكَ 2.) Jika engkau menghadapi kerasnya hati, berperilaku jelek (dalam dirinya), kesulitan (hidup) dan solusi yang buntu. Periksalah hubunganmu dengan ibumu dan baktimu kepadanya. وَبَرًّا بِوَالِدَتِيْ وَلَمْ يَجْعَلْنِيْ جَبَّارًا شَقِيًّا "Dan (Dia jadikan aku) berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak mengakibatkan saya seorang yang sombong lagi celaka." (QS. Maryam: 32) إِذَا شُعِرْتَ بِالْإِكْتِئَابِ وَالضَّيْقِ وَالضَّنَكِ فِي الْعَيْشِ ...

Pahala Bekerja

Image
Dari Said bin Musayyab ra., beliau berkata; Pada suatu hari, Sayyidina Ali bin Abu Thalib kwh. keluar dari rumahnya, di tengah perjalanan Sayyidina Ali berpapasan dengan Salman al-Farisi ra. Kemudian, Sayyidina Ali bertanya kepada Salman : Sayyidina Ali : “ Kenapa engkau pagi-pagi sekali sudah di luar rumah, wahai ayahnya Abdullah (Salman)? ” Salman : “ Wahai Amirul Mukminin, saya pagi-pagi sekali berada di antara empat kesusahan ” Sayyidina Ali : “ Kesusahan apa yang menimpamu, mudah-mudahan Allah swt. memberi rahmat kepadamu? ” Salman : “ Pertama, kesusahan menghadapi keluarga ketika mereka membutuhkan makanan. Kedua, kesusahan menghadapi Sang Pencipta ketika Dia memerintahkan kepadaku untuk selalu taat. Ketiga, kesusahan menghadapi setan ketika menyuruh berbuat maksiat. Keempat, kesusahan menghadapi malaikat pencabut nyawa ketika mencari nyawaku. ” Sayyidina Ali : “ Berbahagialah engkau, wahai ayahnya Abdullah (Salman). Sebab, bahwasanya pada setiap kesusahan yang me...

Jenazah Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Masih Utuh

Image
Al-‘Allamah Sayyid Muhammad bin Alawi al-Hasani al-Maliki wafat pada hari Jum’at tanggal 15 Ramadhan 1425 H/ 29 Oktober 2004 M. Jenazah Sayyid Muhammad bin Alawi al-Hasani al-Maliki dimakamkan di pemakaman Ma’la di Kota Suci Mekkah. Sudah menjadi peraturan di Kerajaan Arab Saudi, bila ada makam yang sudah berusia 1 tahun, maka makam tersebut akan dibongkar dipindahkan untuk ditempati makam orang lain. Demikian juga di area pemakaman Ma’la di Kota Suci Mekkah, makam yang sudah berusia 1 tahun harus dibongkar dan dipindahkan untuk ditempati mayat yang lain. Di antara jenazah-jenazah yang akan dibongkar sebab sudah berusia 1 tahun di pemakaman Ma’la, terdapat mayat Sayyid Muhammad bin Alawi al-Hasani al-Maliki. Namun, pada dikala makam Sayyid Muhammad bin Alawi al-Hasani al-Maliki akan dibongkar dan digantikan mayat lain. Betapa kaget dan herannya para petugas penggali makam, ternyata mayat Sayyid Muhammad bin Alawi al-Hasani al-Maliki masih utuh dan mengeluarkan amis yang sang...

Rasulullah Merestui Dakwah Nu

Image
Nahdhatul Ulama (NU) sebagai sebuah ormas Islam terbesar di Indonesia telah menjadi benteng dan pondasi bagi penyebaran paham Ahlussunnah wal Jama’ah . NU lahir di tengah maraknya penyebaran paham Islam yang berdalih memurnikan pemikiran Islam sebagaimana pemikiran Imam Ghazali yang muncul ketika para pemikir Islam mulai melenceng dari jalur yang benar. NU dilahirkan dari rahim para ulama yang memegang teguh pemikiran dan tradisi peninggalan Walisongo. NU lahir bukan alasannya yaitu ambisi duniawiyah, tapi alasannya yaitu keprihatinan terhadap merebaknya paham-paham Islam yang berdalih memurnikan pemikiran Islam. Dari pemikiran dan tradisi yang dibawa dan disebarkan oleh Walisongo itulah, para ulama membentuk jam’iyyah atau perkumpulan ulama-ulama yang akan melestarikan pemikiran dan tradisi Walisongo tersebut. Sebelum NU dilahirkan, para ulama pendiri NU selalu berikhtiar dengan caranya masing-masing. Ada yang meminta restu dari gurunya, menyerupai kisah KH. Hasyim Asy’ar...

Orang Mati Dapat Melihat Keadaan Orang Hidup

Image
عَنْ سُفْيَانَ عَمَّنْ سَمِعَ مِنْ اَنَسِ ابْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ يَقُوْلُ قَالَ رَسُوْلُ   اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْأَعْمَالَ الْأَحْيَاءِ تُعْرَضُ عَلَى عَشَآئِرِهِمْ وَعَلَى آبَآئِهِمْ   مِنَ الْأَمْوَاتِ فَإِنْ كَانَ خَيْرًا حَمِدُوا اللهَ تَعَالَى وَاسْتَبْشِرُوْا وَإِنْ يَرَوْا غَيْرَ ذٰلِكَ قَالُوْا : اَللهم لَا تَمُتُّهُمْ حَتَّى تَهْدِيْهِمْ هِدَايَةً فَقَالَ عَلَيْهِ السَّلَامَ يُؤْذِى الْمَيِّتِ فِى قَبْرِهِ كَمَا يُؤْذِى فِى حَيَاتِهِ قِيْلَ مَا اِيْذَاءُ الْمَيِّتِ قَالَ عَلَيْهِ السَّلَامَ اِنَّ الْمَيِّتَ لَايَذْنَبُ وَلَايَتَنَازَعُ وَلَايَخَاصَمُ أَحَدًا وَلَايُؤْذِى جَارًا إِلَّا أَنَّكَ اِنْ نَازَعْتَ أَحَدًا لَابُدَ اَنْ يَسْتَمَكَ وَوَالِدَيْكَ فَيُؤْذِيَانِ عِنْدَ الْاُسَاةِ وَكَذٰالِكَ يَفْرَحَانِ عِنْدَ اْلإِحْسَانِ فِى حَقِّهِمَا. Dari Sufyan, dia dari seseorang yang pernah mendengar dari Anas bin Malik ra. dia berkata, Rasulullah saw. bersabda : “ Sesungguhnya amal-amal (perbuatan) mereka yang masi...